Friday, 16 September 2011





AR-RAHMANMAHA PEMURAH
AR-RAHIMMAHA PENGASIH
AL-MALIKMAHA AGUNG
AL-QUDDUSMAHA SUCI
AS-SALAMMAHA SELAMAT SEJAHTERA
AL-MUKMINMAHA MELIMPAHKAN KEAMANAN
AL-MUHAIMINMAHA PENGAWAL & PENGAWAS
AL-AZIZMAHA BERKUASA
AL-JABBARMAHA KUAT
AL-MUTAKABBIRMAHA MEMILIKI KEBESARAN
AL-KHALIQMAHA PENCIPTA
AL-BARIMAHA MENJADIKAN
AL-MUSAWWIRMAHA PEMBENTUK
AL-GHAFFARMAHA PENGAMPUN
AL-QAHHARMAHA MENENTUKAN
AL-WAHHABMAHA PEMBERI
AR-RAZZAQMAHA PEMBERI REZEKI
AL-FATTAHMAHA PEMBUKA
AL-ALIMMAHA MENGETAHUI
AL-QABIDHMAHA PENGEKANG
AL-BASITMAHA MELIMPAHKAN NIKMAT
AL-HAFIDDMAHA MERENDAHKAN
AR-RAFI’MAHA MENINGGIKAN
AL-MU’IZMAHA MEMULIAKAN
AL-MUZILMAHA MENGHINAKAN
AS-SAMI’MAHA MENDENGAR
AL-BASIRMAHA MELIHAT
AL-HAKAMMAHA PENGHUKUM
AL-‘ADLMAHA ADIL
AL-LATIFMAHA LEMBUT
AL-KHABIRMAHA MENGETAHUI
AL-HALIMMAHA PENYANTUN/SABAR
AL-‘AZIMMAHA AGUNG
AL-GHAFURMAHA PENGAMPUN
ASY-SYAKURMAHA BERSYUKUR
AL-‘ALIYMAHA TINGGI
AL-KABIRMAHA BESAR
AL-HAFIZMAHA PEMELIHARA
AL-MUQITMAHA PENJAGA
AL-HASIBMAHA PENGHITUNG
AL-JALILMAHA SEMPURNA
AL-KARIMMAHA PEMURAH
AR-RAQIBMAHA MENGAWASI
AL-MUJIBMAHA MENGABULKAN
AL-WASI’MAHA LUAS
AL-HAKIMMAHA BIJAKSANA
AL-WADUDMAHA MENGASIHANI
AL-MAJIDMAHA MULIA
AL-BA’ITSMAHA MEMBANGKITKAN
ASY-SYAHIDMAHA MENYAKSIKAN
AL-HAQMAHA BENAR
AL-WAKILMAHA PENTADBIR
AL-QAWIYMAHA KUAT
AL-WALIYMAHA PELINDUNG
AL-MATINMAHA TEGUH
AL-HAMIDMAHA TERPUJI
AL-MUHSIMAHA PENGHITUNG
AL-MUBDIMAHA MEMULAI
AL-MU’IDMAHA MENGEMBALIKAN
AL-MUHYIMAHA MENGHIDUPKAN
AL-MUMITMAHA MEMATIKAN
AL-HAYYMAHA HIDUP
AL-QAYYUMMAHA BERDIRI SENDIRI
AL-WAJIDMAHA PENEMU
AL-MAJIDMAHA MULIA
AL-WAHIDMAHA ESA
AL-AHADMAHA ESA (SATU)
AS-SAMADTEMPAT BERGANTUNG
AL-QADIRMAHA BERUPAYA
AL-MUKTADIRMAHA BERKUASA
AL-MUKADDIMMAHA MENYEGERAKAN
AL-MUAKHIRMAHA MENGAKHIRKAN
AL-AWWALYANG PERTAMA
AL-AKHIRYANG AKHIR
AZ-ZAHIRYANG ZAHIR
AL-BATINYANG BATIN
AL-WALIYANG MEMERINTAH
AL-MUTA’ALIMAHA TINGGI & MULIA
AL-BARRMAHA BAIK
AT-TAWWABMAHA PENERIMA TAUBAT
AL-MUNTAQIMMAHA PENGHUKUM
AL-‘AFUWMAHA PEMAAF
AR-RAUFMAHA BELAS KASIHAN
MALIKUL-MULKMAHA PEMILIK KERAJAAN
DZUL-JALALIMAHA MEMILIKI KEAGUNGAN & KEMULIAAN
AL-MUQSITPEMILIK KEADILAN
AL-JAMI’MAHA MENGUMPULKAN
AL-GHANIYMAHA KAYA
AL-MUGHNIYANG MAHA MEMAKMURKAN
AL-MANI’MAHA PENCEGAH
AD-DARRMAHA MENDATANGKAN
AN-NAFI’YANG MEMBERI MANFAAT
AN-NURMAHA PEMBERI CAHAYA
AL-HADIMAHA PEMBERI PETUNJUK
AL-BADI’MAHA PENCIPTA KEINDAHAN
AL-BAQIMAHA KEKAL
AR-WARITSMAHA MEWARISI
AR-RASYIDMAHA PEMBERI PETUNJUK
AS-SABURMAHA PENYABAR

Demi Pedasnya Masakan Kari, Pembunuh Berantai Ingin Masuk Islam

Selasa, 05 Juli 2011 10:08 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,LONDON – Colin Ireland, seorang pembunuh berantai, ingin menjadi seorang Muslim. Alasannya sangat sepele.  Dia ingin bisa mencicipi pedasnya masakan kari untuk menu makanannya di penjara.
Tidak hanya itu. Ireland, yang kini berusia 56 tahun, meminta agar diizinkan untuk menghadiri shalat Jumat. Padahal, dia belum menjadi seorang Muslim. Penjaga menolak permintaan Ireland karena mencurigai Ireland ingin ikut shalat Jumat hanya agar dapat waktu jam istirahat.
Pembunuh yang membantai lima pria gay itu kini bertekad untuk masuk Islam dari agama Kristen. Dia mengatakan kepada sesama narapidana di penjara Wakefield, West Yorkshire, bahwa perubahan imannya dipicu oleh makanan kari yang pedas.
“Kesukaan pada masakan kari tentunya menjadi alasan yang aneh untuk pindah agama,’’ kata seorang sumber. ‘’Ireland memang sangat menyukai masakan kari jamur. Masakan tersebut dipersiapkan terutama untuk narapidana Muslim di penjara.’’
Shalat JumatIreland, yang merupakan mantan tentara dan ditempatkan di Sayap-B penjara, pernah memasukkan namanya dalam daftar narapidana yang minta izin untuk shalat Jumat. Namun, gubernur menolak aplikasinya karena ia adalah non-muslim.
Mereka berpikir Ireland ingin pindah agam untuk bisa hidup nyaman. “Mereka berpikir Colin hanya ingin gaya hidup yang lebih baik. Ini tak ada hubungannya dengan soal keyakinan,’’ kata sumber. ‘’Dia tidak bisa percaya betapa jauh lebih baik makanan untuk tahanan Muslim. ”
Dame Anne Owers, Inspektur Kepala Penjara, menulis bahwa beberapa narapidana telah masuk Islam untuk mendapatkan tunjangan tambahan dan perlindungan. Semua penjara menawarkan menu halal. Beberapa narapidana menganggap menu halal lebih baik dari menu biasa yang ditawarkan.
Muslim juga dibebaskan dari pekerjaan dan pendidikan saat menghadiri shalat Jumat.
Pada tahun baru 1993, Ireland bercita-cita menjadi seorang pembunuh sebagai resolusi di tahun baru. Dia berpura-pura menjadi seorang teman sebelum akhirnya menyiksa dan membunuh korbannya yang merupakan gay.
Ireland tertangkap ketika ia diidentifikasi oleh rekaman CCTV dengan korban terakhirnya. Dia mengaku telah melakukan lima pembunuhan berantai. Dia dipenjara di Old Bailey pada Desember 1993.

Friday, 2 September 2011

MENGGADAIKAN AGAMA KERANA DUNIA


Ertinya:Daripada Abu Hurairah ra. berkata: Rasulullah saw. hersabda; "Akan timbul di akhir zaman orang-orang yang mencari  keuntungan dunia dengan menjual agama. Mereka menunjukkan kepada orang lain pakaian yang dibuat darIpada kulit kambing (berpura-pura zuhud dari dunia) untuk mendapat simpati orang ramai, dan percakapan mereka lebih manis daripada gula. Padahal hati mereka adalah hati serigala (mempunyai tujuan-tujuan yang jahat). Allah swt. Berfirman kepada mereka, "Apakah kamu tertipu dengan kelembutan Ku?, Ataukah kamu terlampau berani berbohong kepada Ku?. Demi kebesaran Ku, Aku bersumpah akan menurunkan suatu fitnah yang akan terjadi di kalangan mereka sendiri, sehingga orang yang alim ( cendikiawan ) pun akan menjadi bingung (dengan sebab fitnah itu)".
H.R Termizi
Keterangan
Golongan yang dimaksudkan di dalam Hadis ini ialah orang­orang yang menjadikan agama sebagai alat untuk mendapat keuntungan dunia. Mereka rela menggadaikan agama untuk meraih keuntungan dunia. Dan apabila bercanggah kepentingan dunia dengan hukum syarak mereka berani mengubah hukum Allah dan memutarbelitkan kenyataan. Mereka juga pandai mengemukakan hujah-hujah yang menarik dan alasan­alasan yang memikat hati, tetapi sebenarnya hujah-hujah dan alasan tersebut hanya sernata-mata timbul dari kelicinan mereka memutarbelitkan kenyataan. Mereka menipu orang lain dan juga menipu diri mereka sendiri.
Mereka akan dilanda kekusutan pemikiran yang sangat tajam sehingga orang alim yang banyak pengalaman pun akan kehabisan akal dan buah fikiran. Mereka menghadapi masalah-masalah yang meruncing dan akan menemui jalan buntu dalam permasalahan yang dihadapi.

40 hadis tentang peristiwa akhir zaman


TAKWA DAN PERPADUAN ASAS KESELAMATAN DI AKHIR ZAMAN
Ertinya:
Daripada Abi Nijih 'Irbadh bin Sariyah r.a. berkata, "Telah menasihati kami oleh Rasulullah saw. akan satu nasihat yang menggetarkan hati kami dan menitiskan air mata kami ketika mendengarnya, lalu kami berkata, Ya Rasulullah! Seolah-olah ini adalah nasihat yang terakhir sekali maka berilah pesanan kepada kami." Lalu baginda pun bersabda, "Aku berwasiat akan kamu supaya sentiasa bertakwa kepada Allah dan mendengar serta taat (kepada pemimpin) sekalipun yang meminpin kamu itu hanya seorang hamba. Sesungguhnya sesiapa yang panjang umurnya daripada kamu pasti ia akan melihat perselisihan yang banyak. Maka hendaklah kamu berpegang teguh dengan sunnahku dan sunnah para khulafa Ar Rasyidin Al Mahdiyin (Khalifah-khalifah yang mengetahui kebenaran dan mendapat pimpinan ke jalan yang benar) dan gigitlah sunah-sunah itu dengan gigi geraham dan jauhilah perkara-perkara yang baru (bid'ah) yang diada-adakan, kerana sesungguhnya tiap-tiap bid'ah itu adalah sesat."

H.R. Abu Daud dan Tirmizi
KeteranganHadis diatas mengandungi pesanan-pesanan yang sangat berharga daripada Rasulullah saw. bagi umatnya, terutama bila mereka berhadapan dengan zaman yang penuh dengan kacau bilau dan perselisihan iaitu seperti zaman yang sedang kita hadapi sekarang ini. Oleh itu sesiapa yang mahu selamat maka hendaklah ia mengikuti tunjuk ajar yang telah disabdakan oleh Rasulullah saw. dalam hadis, iaitu:
Pertama: Hendaklah ia menlazimi takwa kepada Allah dalam keadaan apa jua dengan mengerjakan segala perintah Allah dan menjauhi segala laranganNya.
Kedua: Mentaati perintah pihak yang menguruskan hal ehwal kaum muslimin walaupun seandainya mereka terdiri daripada golongan hamba, selama mereka berpegang dengan Al Quran dan sunnah Nabi saw. dan sunnah-surmah kulafa Ar Rasyidin, kerana patuh kepada penguasa yang mempunyai sifat-sifat ini bererti patuh kepada Al Quran dan Hadis Nabi saw.
Ketiga: Berpegang teguh kepada sunnah Nabi saw. dan sunnah para kulafa Ar Rasyidin Al Mahdiyin (Abu Bakar, 0mar, Osman dan Ali r.a.) yang mana mereka telah mendapat petunjuk daripada Allah Taala, iaitulah berpegang kepada fahaman dan amalan ahli sunnah waljamaah yang mana hanya penganut fahaman ini sahaja yang mendapat jaminan selamat daripada api neraka dan yang bertuah mendapatkan syurga pada hari kiamat nanti.  
Keempat: Menjauhi perkara-perkara bid'ah dholalah, iaitu apa jua fahaman dan amalan yang ditambah kepada agama Islam yang sempurna ini, pada hal tidak ada dalil atau asal dan contoh dari agama. Sekiranya ada asal atau dalil, maka tidaklah perkara-perkara yang baru itu dikatakan bid'ah menurut pengertian syarak (bukan bid'ah dholalah) tetapi hanya dinamakan bid'ah menurut pengertian loghat atau bahasa sahaja (jaitulab bid'ah hasanah).